-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Mahasiswa KKN USK Edukasi PHBS dan Cuci Tangan WHO di SDN 10 Trienggadeng, Kenalkan Seni Ecoprint kepada Siswa

Kamis, 30 Juli 2026 | 22.35 WIB Last Updated 2026-07-31T05:35:56Z

 


Trienggadeng, 27 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Menggelar kegiatan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), praktik cuci tangan pakai sabun sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), serta pelatihan seni ecoprint di SD Negeri 10 Trienggadeng, Senin, 27 Juli 2026.


Kegiatan yang berlangsung pukul 09.10–10.30 WIB itu diikuti siswa kelas II dan III bersama para guru pendamping. Program tersebut merupakan bagian dari pengabdian masyarakat mahasiswa KKN USK yang fokus pada peningkatan literasi kesehatan anak sekaligus pengembangan kreativitas peserta yang diajarkan melalui pembelajaran berbasis praktik.


Menyusun kegiatan diawali dengan menyampaikan materi PHBS kepada siswa kelas II. Mahasiswa Fakultas Kedokteran, Laili Nidia, menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan diri melalui kebiasaan sederhana, seperti mencuci tangan, memotong kuku secara rutin, membuang sampah pada tempatnya, serta memilih makanan yang sehat dan bergizi.


Materi kemudian dilanjutkan dengan praktik cuci tangan pakai sabun yang dipandu oleh Syifa Ulhusna dari Fakultas Kedokteran. Melalui video animasi edukatif, siswa diperkenalkan enam langkah mencuci tangan sesuai standar WHO. Agar lebih mudah dipahami, materi disampaikan menggunakan metode bernyanyi dan gerakan interaktif yang melibatkan seluruh peserta.


Setelah menyampaikan materi, para siswa mentransmisikan secara langsung enam langkah mencuci tangan dari tempat duduk masing-masing. Mahasiswa KKN bersama guru pendamping mendampingi setiap siswa, memberikan arahan terhadap gerakan yang masih kurang tepat, sekaligus memberikan apresiasi kepada siswa yang mampu mentransmisikan seluruh tahapan dengan benar.


Sementara itu, siswa kelas III mengikuti kegiatan kreativitas seni ecoprint yang dipandu oleh Cut Aliffia Urayya dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, siswa dikenalkan pada teknik mencetak motif alami menggunakan dedaunan dan bunga yang diperoleh dari lingkungan sekitar sekolah.


Melalui teknik ecoprint, siswa belajar menyusun daun pada media kain atau kertas, kemudian memindahkan motif dan warna alami tanaman dengan teknik penekanan sederhana. Selain melatih kreativitas, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar sekolah.


Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, baik saat menjawab pertanyaan mengenai PHBS maupun ketika menunjukkan hasil karya ecoprint yang mereka buat. Di akhir kegiatan, mahasiswa KKN menggelar kuis edukatif sebagai bentuk evaluasi terhadap materi yang telah disampaikan.





Acara ditutup dengan pembagian hadiah kepada siswa yang aktif berpartisipasi, penyerahan cendera mata edukatif kepada pihak sekolah, serta sesi foto bersama antara mahasiswa KKN USK, dewan guru, dan seluruh peserta kegiatan.


Program tersebut didukung oleh tim Mahasiswa KKN Universitas Syiah Kuala Posko Desa Meue yang terdiri atas Muhammad Alif (FMIPA–Statistika), Syifa Ulhusna (Fakultas Kedokteran), Cut Aliffia Urayya (FKIP–Pendidikan Seni), Laili Nidia (Fakultas Kedokteran), Arini Rahima Yumaisha (Fakultas Keperawatan), Shahatun Naya (FKIP–Pendidikan Geografi), serta Abd Rafiq Amin (Fakultas Kedokteran Hewan).


Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN USK berharap edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat dapat menjadi kebiasaan sehari-hari bagi siswa sejak usia dini. Di sisi lain, pengenalan seni ecoprint diharapkan mampu mengembangkan kreativitas sekaligus meningkatkan kesadaran peserta didik untuk memanfaatkan sumber daya alam secara ramah lingkungan sebagai bagian dari pendidikan karakter di sekolah.


×
Berita Terbaru Update